Jakarta ! Delapanplus.com –
Suasana hangat dan penuh makna menyelimuti kegiatan buka puasa bersama yang digelar oleh Seket Jari bersama anak yatim piatu dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan. Acara yang berlangsung penuh kekhidmatan ini menjadi bukti nyata bahwa kebersamaan dan kepedulian sosial tetap menjadi nilai utama dalam meraih keberkahan Ramadhan.
Mengusung konsep sederhana namun elegan, para tamu dan panitia tampil kompak mengenakan busana putih yang melambangkan kesucian serta ketulusan hati. Kehadiran Om Adi Roeslan bersama keluarga besar Seket Jari Perpom semakin menambah nuansa hangat dalam kegiatan yang sarat nilai kemanusiaan tersebut.

Momentum buka puasa bersama ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim piatu. Dalam suasana yang penuh keakraban, para tamu berbincang, berbagi cerita, dan menikmati hidangan berbuka puasa dengan penuh rasa syukur.
Menariknya, acara ini juga dimeriahkan oleh sejumlah artis ternama serta penampilan dari Grup Band Seket Jari yang menghadirkan hiburan bernuansa Ramadhan. Musik yang mengalun lembut menciptakan suasana teduh, seolah menjadi pengingat bahwa bulan suci adalah waktu terbaik untuk mempererat persaudaraan dan memperbanyak kebaikan.
Om Adi Roeslan menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, Ramadhan adalah momentum yang tepat untuk berbagi kebahagiaan dengan sesama, terutama bagi mereka yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang.

“Alhamdulillah, kegiatan ini bisa terlaksana dengan penuh keberkahan. Kami berharap kebersamaan ini membawa kebahagiaan bagi anak-anak yatim piatu dan menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus berbagi,” ujarnya.
Kegiatan sosial seperti ini menunjukkan bahwa semangat Ramadhan tidak hanya diwujudkan melalui ibadah pribadi, tetapi juga melalui aksi nyata yang membawa manfaat bagi masyarakat. Kebersamaan antara komunitas, tokoh masyarakat, serta para artis dalam kegiatan ini menjadi gambaran indah tentang nilai solidaritas yang masih terjaga.
Ramadhan selalu menghadirkan ruang bagi setiap hati untuk kembali pada makna kepedulian. Melalui kegiatan seperti ini, Seket Jari membuktikan bahwa langkah kecil yang dilakukan dengan tulus dapat menghadirkan kebahagiaan besar bagi banyak orang.
Pada akhirnya, kebersamaan di bulan suci bukan sekadar pertemuan, melainkan sebuah perjalanan hati untuk menebar kebaikan. Dari satu senyum anak yatim hingga lantunan doa yang terucap menjelang berbuka, semua menjadi pengingat bahwa keberkahan Ramadhan akan selalu hadir bagi mereka yang berbagi dengan ketulusan.

Semoga semangat berbagi ini terus hidup, tidak hanya di bulan Ramadhan, tetapi juga dalam setiap langkah kehidupan.
Ramadhan adalah waktu terbaik untuk mempererat persaudaraan dan menebar kepedulian. Semoga setiap kebaikan yang ditanam hari ini tumbuh menjadi keberkahan yang terus mengalir bagi semua.
)**Djunod / Foto Ist.
