Bekasi, ! DelapanPlus.com +
Suasana hangat, penuh tawa, dan sarat kebersamaan menyelimuti kegiatan arisan yang digelar Persatuan Janda Seluruh Indonesia (PJSI) di Bekasi, tepatnya di Harapan Indah Bekasi Barat. Mengusung tema santai “Berpakaian Kaos Bola”, kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang temu rutin, tetapi juga momentum strategis memperkuat solidaritas anggota menjelang bulan suci Ramadan.
Ketua PJSI, Dhea Bacan, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh anggota dan tamu undangan yang hadir serta berpartisipasi aktif dalam rangkaian kegiatan.
“Saya sangat berterima kasih atas kehadiran dan antusiasme seluruh anggota. Kegiatan ini bukan sekadar arisan, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi menjelang Ramadan,” ujar Dhea Bacan.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa arisan PJSI di Jakarta bukan hanya kegiatan seremonial, melainkan wadah penguatan jejaring sosial, emosional, dan ekonomi bagi para anggota.

Penuh Makna, Sarat Kebersamaan, dan Energi Positif
Kegiatan yang digelar pada Sabtu (3/2) ini dihadiri para anggota PJSI serta sejumlah tamu undangan. Rangkaian acara berlangsung tertib, meriah, dan partisipatif. Selain agenda utama arisan, kegiatan juga dimeriahkan dengan lomba Senam KDM yang bertujuan meningkatkan kesehatan fisik sekaligus membangun kekompakan komunitas.
Dress code kaos bola menghadirkan suasana santai, dinamis, dan inklusif. Para peserta tampil percaya diri dan kompak. Nuansa kebersamaan terlihat jelas sejak acara dimulai hingga penutupan. Momentum ini menjadi bukti bahwa solidaritas komunitas mampu tumbuh melalui kegiatan sederhana yang dikemas kreatif dan humanis.
Menurut Dhea Bacan, kegiatan komunitas seperti ini memiliki nilai strategis dalam membangun kedekatan emosional antaranggota. Kedekatan tersebut menjadi fondasi kuat dalam menjaga keberlangsungan organisasi secara berkelanjutan.
PJSI Dorong Kemandirian Ekonomi Anggota Melalui Koperasi
Dalam kesempatan yang sama, Dhea Bacan juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus dan panitia yang telah menggagas serta menjalankan program koperasi PJSI. Program ini menjadi langkah konkret dalam mendorong kemandirian ekonomi anggota.
“Alhamdulillah, koperasi sudah berjalan. Ini menjadi langkah nyata kami dalam memberdayakan anggota agar lebih mandiri secara ekonomi,” tambahnya.
Program koperasi PJSI di Jakarta diharapkan menjadi model pemberdayaan yang dapat direplikasi di berbagai daerah. Inisiatif ini memperkuat posisi PJSI sebagai organisasi yang tidak hanya fokus pada silaturahmi, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan anggota secara terukur dan berkelanjutan.
Sebagai organisasi yang menaungi para janda di seluruh Indonesia, PJSI menegaskan komitmennya untuk menjadi ruang aman, ruang tumbuh, dan ruang berdaya bagi setiap anggotanya.
Rencana Aksi Sosial: Berbagi Takjil Menjelang Ramadan
Menjelang bulan suci Ramadan, PJSI juga telah merancang kegiatan sosial berupa pembagian takjil kepada masyarakat. Program ini menjadi bentuk kepedulian nyata sekaligus strategi memperluas manfaat organisasi bagi lingkungan sekitar.
Kegiatan berbagi takjil ini diharapkan mampu memperkuat citra positif PJSI sebagai organisasi sosial yang aktif, responsif, dan berorientasi pada kebermanfaatan publik. Dengan pendekatan humanis dan kolaboratif, PJSI ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat.
Komitmen Berkelanjutan untuk Solidaritas dan Pemberdayaan
Arisan PJSI di Jakarta membuktikan bahwa kebersamaan dapat menjadi energi perubahan. Solidaritas yang dibangun melalui silaturahmi, olahraga, dan program ekonomi produktif menciptakan ekosistem komunitas yang kuat dan berdaya saing.
Dengan semangat persaudaraan, transparansi, dan kepedulian sosial, PJSI terus melangkah maju sebagai organisasi yang relevan dan solutif. Kebersamaan yang terjalin bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan fondasi kokoh menuju kemandirian dan kesejahteraan bersama.
Pada akhirnya, ketika solidaritas dipadukan dengan aksi nyata, sebuah komunitas tidak hanya bertahan—tetapi tumbuh, menginspirasi, dan memberi makna. PJSI telah membuktikan bahwa dari kebersamaan yang sederhana, lahir kekuatan besar yang menggetarkan dan menggerakkan perubahan.
Semoga semangat kebersamaan ini terus menyala, menguatkan langkah, dan menghadirkan manfaat yang semakin luas bagi sesama.
)**Djunod / Tjoek / foto. Ist.
