Jakarta ! DelapanPlus com –
Ketua Umum Yayasan Jakarta Berbagi Kasih, Rosa Silvana, dalam sambutannya menegaskan bahwa Ramadhan adalah waktu terbaik untuk memperkuat empati sosial dan memperluas manfaat bagi sesama, terutama bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang.
Oleh karena itu di bulan suci Ramadhan kembali diwujudkan melalui kegiatan sosial yang penuh kehangatan. Melalui Yayasan Jakarta Berbagi Kasih atau yang dikenal dengan Jakarta With Love menggelar acara buka puasa bersama sekaligus kegiatan amal untuk 600 anak yatim piatu dari berbagai wilayah Jabodetabek. Kegiatan penuh kepedulian ini berlangsung di Senayan City, Jakarta, pada Rabu (4/3/2026).
Mengusung tema “Merajut Kebersamaan Raih Keberkahan Serta Kebahagiaan di Bulan Suci Ramadhan”, kegiatan bertajuk Nikmatnya Ramadhan Indahnya Berbagi menjadi momentum mempererat persaudaraan sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim di bulan yang penuh berkah.

“Terima kasih kepada para donatur dan sponsor yang telah mendukung kegiatan sosial amal kasih melalui Yayasan Jakarta Berbagi Kasih (Jakarta With Love). Harapannya kegiatan ini dapat terus berkesinambungan seperti tahun-tahun sebelumnya,” ujar Rosa Silvana saat membuka acara di Jakarta.
Menurutnya, kegiatan buka puasa bersama anak-anak yatim bukan sekadar agenda tahunan, tetapi juga wujud nyata kepedulian sosial dan persaudaraan kemanusiaan yang terus dijaga. Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai solidaritas, kebersamaan, dan keberkahan Ramadhan dapat dirasakan oleh lebih banyak pihak.
Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat dan tamu undangan, di antaranya Ayu Heni Rosan, istri dari Rosan Roeslani yang menjabat sebagai Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Turut hadir pula Agustina Hastarini, istri Menteri Koperasi dan UMKM sekaligus Ketua Bidang Kemitraan Dewan Kerajinan Nasional (DEKRANAS).

Selain itu, jajaran pengurus Jakarta With Love juga tampak hadir, di antaranya Wakil Ketua Umum Dewi Bamsoet, Metha Krishna, Sekretaris Umum Heidy Sunan, Bendahara Umum Ika Soedewo, serta tokoh sosial Dewi Motik Pramono.
Suasana kebersamaan semakin meriah dengan kehadiran sejumlah selebritas Indonesia seperti Mario, Niniek Carlina, dan Diah Permata Sari yang turut menyapa serta berbagi kebahagiaan bersama anak-anak yatim.
Sebanyak 11 Yayasan yatim piatu dari wilayah Jabodetabek turut berpartisipasi dalam kegiatan ini, di antaranya Yayasan Yatim Kelapa Dua, Yayasan Al-Istiqomah, Yayasan Erla Global Charity, Yayasan Ikhlashul Amal, Yayasan Al-Khairiyah, Yayasan Graha Yatim dan Dhuafa Jati Asih, Yayasan Miftahul Jannah, Yayasan Al-Kahfi, Yayasan Raudhatul Fatihah Bogor, Yayasan Riyadhlul Muchsinin, serta Yayasan Anak Ceria Indonesia.

Rangkaian acara berlangsung hangat dan penuh keceriaan. Kegiatan dipandu oleh MC Ade, Indira, dan Kemal yang membawa suasana menjadi lebih hidup sejak pembukaan hingga penutup acara. Anak-anak yatim tampak menikmati berbagai hiburan, doa bersama, hingga momen berbuka puasa yang sarat kebersamaan.
Kesuksesan kegiatan sosial ini juga tidak lepas darimu dukungan berbagai mitra dan sponsor, antara lain Bank Syariah Indonesia melalui program BSI Maslahat, Jaringan Prima, Le Minerale, serta Mayora yang turut berkontribusi dalam menyukseskan acara.
Melalui kegiatan ini, Yayasan Jakarta Berbagi Kasih kembali menegaskan bahwa kepedulian sosial bukan sekadar seremonial, tetapi sebuah gerakan nyata untuk menebar manfaat dan harapan. Ramadhan menjadi momentum terbaik untuk merajut kebersamaan, memperkuat empati, serta menghadirkan senyum bagi mereka yang membutuhkan.

Pada akhirnya, kebahagiaan yang dibagikan hari ini bukan hanya dirasakan oleh 600 anak yatim yang hadir, tetapi juga menjadi pengingat bahwa berbagi adalah jalan paling indah untuk meraih keberkahan hidup. Ketika tangan-tangan kebaikan saling terhubung, maka harapan akan masa depan yang lebih hangat dan penuh kasih akan terus menyala.
Semoga semangat berbagi ini terus tumbuh, menginspirasi lebih banyak pihak untuk menghadirkan kebaikan nyata bagi sesama, karena sejatinya Ramadhan bukan hanya tentang menahan diri, tetapi juga tentang memperluas cinta, kepedulian, dan kemanusiaan.
)**Tjoek / Foto Ist
