Sidoarjo (Delapanplus.com) – Kapolri Listyo Sigit Prabowo meninjau kesiapan pengamanan dan pelayanan arus mudik Lebaran 2026 di Terminal Purabaya Bungurasih, Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (15/3/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Kapolri memantau langsung aktivitas terminal sekaligus berdialog dengan para calon penumpang dan sopir bus yang akan melayani perjalanan mudik menjelang Idul Fitri.
Menurut Sigit, saat ini sudah terlihat adanya peningkatan jumlah penumpang yang akan melakukan perjalanan mudik, baik untuk tujuan dalam kota maupun antar daerah.
“Tadi kami berinteraksi dengan masyarakat yang akan menggunakan bus untuk mudik. Ada yang tujuan dalam kota, ada juga yang mudik antar kota antar provinsi hingga antar pulau karena Terminal Purabaya melayani rute sampai Bali,” ujar Sigit.
Ia memprediksi jumlah penumpang akan terus meningkat hingga mencapai puncak arus mudik yang diperkirakan terjadi pada 17 hingga 20 Maret 2026.
Ramp Check dan Tes Urine Sopir
Kapolri juga menekankan pentingnya aspek keselamatan dalam pelayanan transportasi selama masa mudik. Di Terminal Purabaya, kata dia, dilakukan berbagai langkah pengawasan seperti ramp check terhadap armada bus serta tes urine bagi para sopir.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kendaraan yang digunakan dalam kondisi layak jalan dan para pengemudi dalam kondisi sehat serta siap menjalankan tugasnya.
“Kami selalu berpesan agar mudik kali ini bisa menekan angka kecelakaan. Harapan kami tentu para pemudik bisa sampai di rumah dengan selamat, bertemu keluarga, dan merayakan kebahagiaan bersama,” katanya.
Pelayanan Maksimal untuk Pemudik
Kapolri juga meminta seluruh petugas yang terlibat dalam pengamanan mudik untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Ia menekankan pentingnya respons cepat terhadap berbagai kebutuhan maupun keluhan yang mungkin muncul selama masa mudik.
Menurutnya, sinergi antara berbagai instansi menjadi kunci utama agar pelaksanaan arus mudik berjalan lancar dan aman.
Selain itu, Sigit juga menitipkan pesan khusus kepada para sopir bus agar selalu mengutamakan keselamatan penumpang selama perjalanan.
“Hati-hati di jalan. Kalau capek, silakan istirahat. Untuk perjalanan jauh juga sebaiknya disiapkan sopir cadangan agar kita bisa menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di tengah perjalanan,” tegasnya.
Dengan berbagai langkah pengawasan dan koordinasi lintas sektor tersebut, diharapkan arus mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
