Jakarta ! Delapanplus.com –
Kabar terbaru datang dari dunia hiburan Tanah Air. Penyanyi sekaligus disc jockey, Aida Saskia, resmi memutuskan untuk menghentikan aktivitasnya sebagai DJ. Keputusan tersebut diambil setelah dirinya sempat mengalami penurunan kondisi kesehatan hingga harus menjalani perawatan intensif beberapa waktu lalu.
Langkah ini menjadi sorotan publik karena Aida dikenal aktif tampil di berbagai panggung hiburan. Namun kini, ia memilih jalan berbeda yang lebih menenangkan dan penuh makna.

Sempat Dirawat dan Harus Istirahat Total
Dalam keterangannya, Aida mengungkapkan bahwa beberapa minggu lalu dirinya mengalami drop hingga harus dirawat dan beristirahat penuh di rumah. Kondisi tersebut menjadi titik refleksi penting dalam hidupnya.
Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada sahabat dan kerabat yang telah memberikan dukungan moral selama masa pemulihan. Aktivitas padat sebagai DJ, jadwal tampil yang tidak menentu, serta waktu istirahat yang minim disebut menjadi faktor yang memengaruhi kondisi fisiknya.
Keputusan berhenti dari dunia DJ bukan diambil secara emosional. Aida mempertimbangkan kesehatan sebagai prioritas utama. Ia menyadari bahwa tubuh membutuhkan jeda, dan kesehatan tidak bisa ditawar.
Pilih Hijrah dan Perkuat Ibadah
Tak hanya alasan kesehatan, Aida juga menegaskan bahwa keputusannya berhenti DJ berkaitan dengan keinginannya untuk berhijrah. Ia ingin memperdalam ibadah dan kembali aktif mengikuti kajian.
Dalam masa sulit ketika kondisi tubuhnya melemah, Aida mengaku lebih banyak menghabiskan waktu berbaring dan merenung. Ia bahkan sempat menangis dan memanjatkan doa agar diberi kesempatan untuk kembali sehat serta bisa berkumpul dengan anak-anaknya.
Momentum tersebut menjadi titik balik spiritual dalam hidupnya. Ia merasa diberi kesempatan untuk memperbaiki diri dan menata ulang prioritas hidup.

Fokus pada Keluarga dan Kehidupan yang Lebih Tenang
Kini, Aida Saskia memilih menjalani hari-harinya di rumah bersama keluarga, terutama anak-anaknya. Dalam beberapa unggahan terbaru yang beredar, ia tampil lebih tertutup dan menunjukkan komitmen menjalani kehidupan yang lebih sederhana dan tenang.
Perubahan ini menjadi babak baru perjalanan hidupnya. Dari panggung hiburan yang gemerlap menuju kehidupan yang lebih privat dan reflektif. Ia ingin memastikan kesehatannya terjaga dan keluarganya menjadi prioritas utama.
Keputusan Aida menjadi pengingat bahwa kesehatan dan keluarga adalah fondasi utama kehidupan. Popularitas dan kesibukan tidak selalu sebanding dengan kebahagiaan batin. Dalam diam dan jeda, seseorang bisa menemukan makna yang lebih dalam tentang hidup.
Langkah berani ini bukan sekadar berhenti dari profesi DJ. Ini adalah transformasi diri. Ini adalah pilihan sadar untuk memperbaiki arah hidup. Dan bagi Aida, inilah awal dari perjalanan baru yang lebih tenang, lebih dekat dengan keluarga, dan lebih dekat dengan Tuhan.
Kabar tersebut berkaitan dengan penyanyi dan DJ Indonesia, Aida Saskia, yang memutuskan berhenti dari aktivitasnya sebagai disc jockey untuk fokus pada kesehatan, keluarga, dan proses hijrah.
Dalam pernyataannya, Aida mengungkap bahwa ia sempat mengalami kondisi drop hingga harus menjalani perawatan dan istirahat total. Dan yang lebih menguatkan keputusannya, Aida juga menyampaikan bahwa penyakit kankernya telah mengalami metastasis dan terdapat peradangan di otak.
Kondisi ini membuatnya harus benar-benar menjaga kesehatan dan mengurangi aktivitas yang terlalu menguras energi.
Jadi selain faktor medis, keputusan ini juga menjadi bagian dari proses hijrah. Ia ingin memperdalam ibadah, lebih banyak mengikuti kajian, serta memanfaatkan kesempatan hidup yang ia rasakan sebagai anugerah untuk lebih dekat kepada Tuhan.
Kini, Aida memilih fokus pada keluarga dan menjalani kehidupan yang lebih tenang. Keputusan tersebut menjadi babak baru dalam hidupnya—meninggalkan gemerlap panggung demi kesehatan, ketenangan batin, dan kebersamaan dengan anak-anaknya.
Pada akhirnya, setiap fase kehidupan membawa pelajaran. Aida Saskia telah memilih jalannya. Kini ia melangkah dengan keyakinan, meninggalkan gemerlap panggung demi ketenangan hati. Sebuah keputusan yang tidak hanya kuat, tetapi juga matang, terencana, dan penuh harapan untuk masa depan yang lebih baik.
)**Djunod / Foto Ist.
