Delapan plus.com – Jakarta,

Mantan istri pengacara Hotma Sitompul yang juga ibunda Bams “Samson”, Desiree Tarigan melakukan tindakan cuci otak yang dalam dunia medis disebut Digital Substraction Angiography (DSA) di bawah penanganan mantan Menteri Kesehatan Letnan Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad(K).

Desiree Tarigan bersyukur, dirinya bisa menjalani DSA dengan Prof Terawan. Di sisi lain, ada banyak yang bertanya kenapa dirinya melakukan tindakan DSA.

“Sebenarnya tidak ada yang serius hanya minor aja seperti susah tidur, penglihatan kurang terang, kepala suka berat. Sementara banyak pasien lainnya yang memberi testimoni yang punya
keluhan macam macam, dari yang ringan sampai pasca stroke,” kata Desiree di Instagramnya, dikutip pada Jum’at (21/06).

Desiree kemudian jabarkan, tahapan yang harus dilalui sebelum melakukan tindakan DSA. Di antaranya MRI, EKG, tes darah, rontgen, konsultasi ke dokter internist, dokter jantung dan dokter paru. Selanjutnya, hasil MRI dikonsultasikan ke Prof Terawan atau dokter yang akan melakukan tindakan DSA. Apabila semua sudah dokter menyatakan “oke” maka dijadwalkan tindakan DSA.

Di hari tindakan, yang dilakukan adalah registrasi dan administrasi, kemudian persiapan diruangan atau di kamar dan ganti menggunakan baju Rumah Sakit (RS).

Kemudian pangkal
paha dibersihkan dan dioles lokal anastesi, ke ruang persiapan DSA dan dipasang infus, masuk ke ruang DSA, dipersiapkan pangkal paha atas untuk dipasang seperti kateter. Prof Terawan memulai rangkaian DSA pertama dengan memasang kateter, memasukkan jarum.

Menurut Desiree, rasanya pegal sedikit dan sakit sedikit, tetapi karena ada anastesi lokal jadi tidak terasa terlalu sakit.

Prof Terawan lalu memasukkan cairan, yang dirasakan Desiree dingin awalnya di bibir kanan lalu ke seluruh kepala seperti bergantian. Rasanya sejuk dan hangat, lalu pindah ke bagian kiri.

“Tidak lama lalu terakhir saya disuruh tarik nafas dan buang nafas. Prof bilang sekarang bagian otak kecil yang dicuci dan akan berasa seperti melayang,” katanya.

Kira-kira 15 menit sudah selesai. Prof Terawan minta Desiree membuka mata. Desiree melihat dengan begitu terang, diibaratkan seperti baru ganti bohlam 100 watt. Lalu Desiree diminta melihat ke kiri dan kanan, seperti jalan tol rasanya, karena kepalanya
jadi enteng dan tidak ada hambatan.

Menurut Desiree, itu baru efek langsung, belum manfaat-manfaat lainnya seiring berjalannya waktu.

Setelah tindakan, tidak boleh menggerakkan kaki kanan selama 4 jam, dan tidak boleh menahan buang air kecil. Mereka yang melakukan tindakan, dipakaikan pampers karena tidak boleh bangun dari tempat tidur.

“Selanjutnya pasti tanya biayanya berapa, nah itu belum tau belum bayar bayaran soalnya,”kata Mantan Istri Pengacara Hotma Sitompul, Desiree Tarigan.

)*git

By Redaksi

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *