Delapanpkus.com – Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, memastikan timnya telah mempersiapkan diri untuk menghadapi Dewa United Banten dalam lanjutan pertandingan sepak bola yang akan berlangsung di Banten International Stadium, Serang, Banten, Sabtu (31/10/2026) pukul 19.00 WIB.
Kepastian tersebut disampaikan Shin Tae-yong dalam konferensi pers pra-pertandingan (press conference pre-match) yang dilakukan secara daring melalui Zoom Meeting. Dalam kesempatan itu, Shin didampingi pemain Persija, Stephan Loncar.
Shin Tae-yong mengungkapkan bahwa seluruh pemain yang tersedia berada dalam kondisi siap untuk menjalani pertandingan penting tersebut. Meski demikian, Persija harus menghadapi sejumlah kendala karena beberapa pemain mengalami cedera dan ada pula yang tidak dapat diturunkan akibat akumulasi kartu kuning.
Menghadapi situasi tersebut, Shin Tae-yong mengaku telah menyiapkan strategi alternatif agar kekuatan tim tetap terjaga. Baginya, kondisi tersebut bukan alasan untuk mengurangi kesiapan Persija dalam menghadapi permainan Dewa United.

Strategi dan komposisi pemain akan menjadi perhatian penting bagi tim Macan Kemayoran. Shin perlu memaksimalkan pemain yang tersedia sekaligus menyesuaikan taktik permainan agar Persija tetap mampu tampil kompetitif sepanjang pertandingan.
Selain membahas kesiapan tim, Shin Tae-yong juga menyampaikan kekecewaannya terkait hukuman larangan suporter Persija, The Jakmania, untuk hadir langsung memberikan dukungan di stadion dalam laga tandang tersebut.
Menurut Shin Tae-yong, absennya suporter tentu menjadi kerugian tersendiri, baik bagi tim maupun para pendukung yang ingin menyaksikan perjuangan Persija secara langsung.
Shin Tae-yong berharap hukuman tersebut dapat menjadi pembelajaran bagi semua pihak agar kejadian serupa tidak kembali terulang pada pertandingan mendatang.
Dukungan suporter, menurutnya, merupakan salah satu elemen penting dalam sepak bola. Kehadiran The Jakmania selama ini menjadi bagian dari semangat perjuangan Persija ketika menjalani pertandingan.
Shin Tae-yong juga berharap ke depan seluruh pihak dapat mengambil pelajaran dari persoalan tersebut sehingga sepak bola dapat berlangsung dengan lebih baik, aman, dan tetap memberikan ruang bagi suporter untuk mendukung tim kebanggaannya.
Pertandingan menghadapi Dewa United pun menjadi tantangan tersendiri bagi Persija. Selain membutuhkan strategi yang tepat untuk mengatasi keterbatasan pemain, Macan Kemayoran juga harus menunjukkan konsistensi permainan demi mendapatkan hasil positif di kandang lawan. (firto)











