Jakarta ! DelapanPlus.com –
Nama Ahmad Dhani kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, bukan karena karya musiknya bersama Dewa 19, melainkan akibat hilangnya akun Instagram pribadinya yang mendadak lenyap tanpa kejelasan.
Peristiwa ini memicu spekultasi luas di tengah masyarakat digital. Banyak pihak menduga akun suami Mulan Jameela tersebut dinonaktifkan secara sepihak, bahkan tak sedikit yang mengaitkannya dengan aksi pelaporan massal hingga berujung pemblokiran.
Ditemui di kediamannya di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Dhani menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menonaktifkan akun tersebut secara sengaja.
“Saya gak mungkin drama seperti itu, buat apa. Saya juga gak tahu,” ujar Dhani dengan nada tegas.
Ia mengaku terkejut atas kejadian tersebut dan saat ini tengah berupaya menelusuri penyebab utama hilangnya akun yang selama ini menjadi salah satu kanal komunikasinya dengan publik.
Dugaan Adanya Pihak Tertentu
Menariknya, Dhani mengisyaratkan adanya pihak yang diduga berada di balik insiden ini. Meski belum membuka identitas secara gamblang, ia menyebut adanya indikasi ketakutan dari pihak tertentu.
“Ya ada orang ketakutan lah intinya. Kalau terduga pelakunya, ada deh,” ungkapnya.
Pernyataan ini sekaligus membuka kembali memori publik terhadap dinamika lama dalam kehidupan pribadinya, termasuk konflik yang sempat mencuat bersama Maia Estianty.
Tidak tinggal diam, Dhani saat ini juga tengah berkoordinasi dengan tim penasihat hukum guna mengkaji kemungkinan adanya unsur pidana dalam kasus tersebut.
“Saya juga lagi koordinasi kenapa dasarnya kok bisa Instagram seenaknya menghilangkan akun seseorang,” jelasnya.
Ia berharap akun tersebut dapat segera kembali, meskipun menyadari risiko kehilangan data penting seperti pengikut dan arsip unggahan.
“Mudah-mudahan malam ini atau besok sudah balik lagi,” tambahnya penuh harap.
Dampak Publik
Kasus ini bukan sekadar persoalan pribadi seorang musisi. Di era digital saat ini, akun media sosial memiliki nilai ekonomi, reputasi, dan jejak komunikasi yang signifikan. Hilangnya akun publik figur seperti Ahmad Dhani menjadi cerminan rapuhnya kontrol individu terhadap platform digital global.
Peristiwa ini menjadi pengingat kuat bahwa keamanan digital adalah isu serius yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Ketika akun dapat hilang dalam sekejap, maka kepercayaan publik terhadap sistem juga ikut dipertaruhkan. Kini, semua mata tertuju pada langkah lanjutan Ahmad Dhani—apakah ini sekadar gangguan teknis, atau justru pintu masuk ke persoalan hukum yang lebih besar.
Di tengah riuhnya dunia maya, satu hal menjadi jelas—ketika suara publik bisa dibungkam dalam satu klik, maka kebenaran harus diperjuangkan lebih keras dari sebelumnya.
)**Djunod / Foto Ist.
