Deskripsi gambar

PPPHI Hadir Perkuat Inovasi dan Daya Saing Hortikultura RI

Delapanplus.com – Sektor hortikultura Indonesia mendapatkan energi baru dengan resmi berdirinya Perhimpunan Petani dan Pengusaha Hortikultura Indonesia (PPPHI). Organisasi yang dibentuk sebagai wadah kolaborasi antara petani dan pelaku usaha ini diharapkan mampu memperkuat rantai ekosistem hortikultura nasional sekaligus mendorong lahirnya berbagai inovasi untuk meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global.

Deklarasi berdirinya PPPHI ditandai melalui rapat perdana dan penandatanganan akta pendirian organisasi yang digelar di Kantor Penasehat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional (HanNas), Jalan Teuku Umar No. 10, Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2026).

Acara tersebut dibuka oleh Ketua Dewan Pengawas PPPHI, Yudhy Chandra Jaya, yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional melalui pembangunan pertanian yang berkelanjutan.

PPPHI Hadir Perkuat Inovasi dan Daya Saing Hortikultura RI

Momentum pembentukan PPPHI dinilai strategis di tengah meningkatnya kebutuhan akan penguatan sektor hortikultura sebagai salah satu penopang ekonomi nasional. Komoditas hortikultura seperti buah-buahan, sayuran, tanaman hias, dan rempah-rempah memiliki potensi besar untuk berkembang, namun masih menghadapi berbagai tantangan mulai dari produktivitas, kualitas hasil panen, hingga akses pasar dan pemanfaatan teknologi.

Dalam rapat perdana tersebut hadir sejumlah pendiri dan pengurus organisasi, antara lain Spudnik Sujono K, Didi Iskandar Aulia, Parwis Nasution, Enggarwati Janurita, Evie Kurniawati, dan Ody Yala Nugraha. Selain penandatanganan akta pendirian, kegiatan juga diisi dengan perkenalan para pendiri dan diskusi mengenai arah pengembangan organisasi ke depan.

Ketua Harian PPPHI, Parwis Nasution, menyampaikan bahwa organisasi ini dibentuk untuk menjembatani kepentingan petani dan pengusaha hortikultura agar dapat tumbuh bersama dalam sebuah ekosistem yang sehat dan saling menguntungkan.

Menurutnya, kemajuan sektor hortikultura tidak hanya ditentukan oleh kemampuan produksi di tingkat petani, tetapi juga oleh dukungan dunia usaha, akses teknologi, pembiayaan, pengolahan pascapanen, hingga jaringan distribusi dan pemasaran yang kuat.

Karena itu, PPPHI membawa visi menjadi organisasi yang kompeten dan kredibel dalam menciptakan pelaku usaha hortikultura yang mandiri, profesional, produktif, dan sejahtera. Organisasi ini juga menargetkan lahirnya ekosistem usaha yang mampu mendukung pembangunan ekonomi nasional sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat internasional.

Untuk mewujudkan visi tersebut, PPPHI telah merumuskan sejumlah misi strategis. Di antaranya menjadi saluran aspirasi bagi anggota dan pelaku usaha hortikultura dalam menyikapi berbagai kebijakan pemerintah, mendukung sosialisasi program-program hortikultura, memperkuat kerja sama antaranggota dan pemangku kepentingan, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan teknologi di sektor hortikultura.

PPPHI Hadir Perkuat Inovasi dan Daya Saing Hortikultura RI

Tak hanya itu, organisasi ini juga berkomitmen memperluas jaringan perdagangan produk hortikultura Indonesia baik di pasar domestik maupun internasional. Langkah tersebut dinilai penting untuk membuka peluang pasar yang lebih besar bagi petani dan pelaku usaha, sekaligus meningkatkan nilai tambah produk hortikultura nasional.

Aspek inovasi menjadi salah satu fokus utama PPPHI. Di tengah perkembangan teknologi pertanian yang semakin pesat, organisasi ini ingin mendorong adopsi teknologi modern dalam proses budidaya, pengelolaan lahan, sistem irigasi, hingga pemasaran digital. Inovasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi produksi sekaligus menjawab tantangan perubahan iklim dan kebutuhan pasar yang terus berkembang.

Pembentukan PPPHI juga menjadi sinyal semakin kuatnya kesadaran bahwa kemajuan sektor pertanian tidak dapat dicapai secara parsial. Dibutuhkan sinergi yang erat antara petani, pelaku usaha, pemerintah, akademisi, hingga sektor swasta untuk menciptakan sistem hortikultura yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan pelaku usaha.

Dengan resmi berdirinya PPPHI, harapan baru muncul bagi pengembangan sektor hortikultura Indonesia. Organisasi ini diproyeksikan menjadi katalisator kolaborasi, pusat pertukaran pengetahuan, sekaligus motor penggerak inovasi yang mampu membawa produk hortikultura Indonesia tampil lebih kompetitif di pasar global.

Penandatanganan akta pendirian PPPHI pun menjadi titik awal perjalanan panjang organisasi tersebut dalam membangun sektor hortikultura yang lebih maju, modern, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara agraris dengan potensi hortikultura yang besar. (sulis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *