Jakarta ! Delapanplus.com –
Panggung Teater Besar Taman Ismail Marzuki (TIM) Cikini, Jakarta Pusat, menjadi saksi kolaborasi seni lintas generasi dan wilayah. Ikatan Alumni Dealer Minus sukses menggelar drama musikal bertajuk “Jujur Itu Cinta” pada Minggu, 27 September 2026. Pertunjukan ini melibatkan 118 siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA Santo Bellarminus cabang Jakarta dan Bekasi.
Pementasan yang berlangsung dua sesi, yakni pukul 13.00 WIB dan 19.00 WIB, menyuguhkan harmoni akting, olah vokal, serta tarian energik. Acara ini lahir sebagai penanda tonggak sejarah alumni dalam merayakan napak tilas 71 tahun Yayasan Santo Bellarminus dan 34 Tahun Bellarminus Bekasi.

Sinergi Lintas Cabang dan Efisiensi Latihan
Proses kreatif pementasan ini membutuhkan perjuangan intensif. Tahap audisi dimulai sejak Mei 2026. Tim produksi kemudian memanfaatkan waktu efektif latihan selama dua bulan, terhitung sejak Agustus 2026, untuk menyelaraskan ratusan siswa.
Pembagian peran dilakukan secara strategis. Siswa SMA Santo Bellarminus Jakarta mendominasi peran dialog dan pendalaman akting di bawah pengawasan sutradara serta asisten sutradara, Pak Paulus. Sementara itu, siswa SD dan SMP Santo Bellarminus Bekasi memegang peranan besar dalam koreografi tarian serta pembawaan lagu.
Sinergi antarcabang ini membuktikan bahwa keterbatasan waktu tidak memadamkan kualitas estetika panggung. Tata panggung, alur masuk-keluar pemain (enter-exit), hingga latar visual video dirancang secara matang untuk menjaga dinamika pertunjukan.

Menyuarakan Isu Sosial dan Empati Bencana
Drama musikal “Jujur Itu Cinta” tidak sekadar menghadirkan hiburan visual. Naskah karya Pak Paulus ini membawa misi pesan moral yang kuat, selaras dengan semangat pelindung sekolah, Santo Bellarminus, yang berfokus pada kepedulian sosial.
Alur cerita menyelipkan pengingat nyata atas berbagai peristiwa bencana alam di Indonesia, seperti musibah di Sumatra dan Kalimantan yang masih membutuhkan ulur tangan masyarakat. Melalui dialog cerdas dan ekspresi seni, para siswa mengajak penonton untuk terus merawat rasa empati terhadap sesama.
Pihak penyelenggara berharap pementasan ini dapat menjadi agenda rutin berkala dengan tajuk Bellshow Musical. Langkah ini menjadi bukti konkret bahwa Yayasan Santo Bellarminus konsisten mencetak generasi muda yang unggul secara akademis, berkarakter jujur, serta peka terhadap seni dan Isu kemanusiaan.

Kebangkitan Ekosistem Teater Muda
Kesuksesan pentas ini turut menandai geliat seni pertunjukan di Gedung Kesenian Jakarta dan TIM sepanjang tahun 2026. Ruang kolaborasi antara alumni, siswa, dan pengelola gedung pertunjukan diharapkan terus terbuka lebar demi mendukung pembentukan karakter anak bangsa melalui panggung teater.
Panggung Teater Besar TIM malam itu bukan sekadar tempat menampilkan bakat anak muda, melainkan ruang pembuktian bahwa kejujuran dan kepedulian sosial masih memiliki gema yang nyaring.
Lewat leburan penderitaan, tawa, dan nada dari 118 anak Jakarta-Bekasi, “Jujur Itu Cinta” sukses mengetuk kesadaran paling dalam: seni sejati tidak pernah berhenti di tepuk tangan penonton, melainkan terus hidup dalam aksi nyata mencintai sesama.

Jujur Itu Cinta
Bellar, anak yang ceria,
mendadak berubah tertutup
setelah ayahnya terseret skandal nasional…
Bellar dan teman-temannya di Sekolah Bellarminus sedang giat menyiapkan pementasan puncak HUT sekolah.
Di tengah kendala krisis dana, seluruh panitia menaruh harapan besar pada ayah Bellar yang dikenal terpandang.
Namun, harapan itu runtuh ketika nama sang ayah mendadak menjadi sorotan utama media, dituduh terlibat dalam skandal bencana banjir di Sumatera Utara.
Didera rasa malu dan desas-desus yang menyudutkannya, Bellar memilih mundur dan bersembunyi dari panggung.
Beruntung, dekapan hangat para sahabat tak membiarkannya tenggelam.
Tangan – tangan yang terulur itu menyadarkan Bellar bahwa ia harus berani berdiri tegak, menyuarakan kejujuran, dan mengubah pementasan ini menjadi panggung amal bagi para korban bencana.
Mampukah Bellar menghadapi tatapan sinis publik dan membuktikan kebenaran demi ayahnya, ataukah panggung impian mereka justru menjadi ujian terberat bagi persahabatan mereka?
Pada 27 September 2026, Sekolah Santo Bellarminus Jakarta dan Bekasi melalui IKABELLS (Ikatan Keluarga Alumni Bellarminus) yang bekerja sama dengan Teater Koma sukses menyelenggarakan drama musikal bertajuk “JUJUR ITU CINTA”. Pertunjukan berdurasi 120 menit ini digelar sebanyak dua kali dalam sehari di Teater Besar Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat.
)** Junod / Foto Ist.










