Deskripsi gambar

Dr.H.Ali Mufthi, SAg., MSi, Anggota DPR RI : Perkuat Pembangunan Keluarga Menuju SDM Indonesia Unggul 2045

Magetan, Jawa Timur —

Komitmen memperkuat kualitas kependudukan dan pembangunan keluarga terus digelorakan melalui kegiatan Fasilitasi Teknis Program Bangga Kencana Bersama Mitra Kerja di Provinsi Jawa Timur yang berlangsung di Gedung Pendopo Haji Gaul, Desa Taji, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, pada 16 Juni 2026.

Kegiatan strategis ini menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat dalam mendorong keberhasilan program kependudukan serta pembangunan keluarga sebagai fondasi utama menuju Indonesia Unggul 2045.

Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPR RI Dr.H.Ali Mufthi, SAg., MSi, Anggota DPRD Kabupaten Magetan Didik Haryono, SE., MAP, Kepala DPPKBP3A Kabupaten Magetan Sukartini, SSos., MSi, serta Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Timur Shodiqin, SH., MM.

Dalam penyampaian materi, Dr. H. Ali Mufthi, SAg., MSi menjelaskan bahwa kegiatan fasilitasi teknis ini merupakan bentuk sinergi bersama Kemendukbangga/BKKBN untuk meningkatkan kualitas kependudukan dan pembangunan keluarga.

Menurutnya, pembangunan bangsa berawal dari kualitas keluarga. Keluarga yang bertanggung jawab akan melahirkan individu yang memiliki karakter, kemampuan, serta daya saing.

“Negara maju tercipta dari sumber daya manusia yang berkualitas. Manusia berkualitas tumbuh dari keluarga yang memiliki perencanaan dan tanggung jawab,” menjadi pesan utama dalam kegiatan tersebut.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Timur Shodiqin, SH., MM menyampaikan bahwa penguatan kelembagaan BKKBN menjadi bagian penting dalam memperluas perhatian terhadap isu kependudukan dan pembangunan keluarga.

Fokus program kini mencakup peningkatan kualitas penduduk, pengelolaan bonus demografi, hingga intervensi pembangunan keluarga pada setiap siklus kehidupan, mulai dari remaja, calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, balita, hingga lansia.

Kemendukbangga/BKKBN juga terus mendorong berbagai program prioritas, di antaranya TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak) untuk mendukung pengasuhan anak bagi orang tua produktif, GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia) yang memperkuat peran ayah dalam keluarga, serta SIDAYA (Lansia Berdaya) untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat lanjut usia.

Selain itu, program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) menjadi langkah bersama dalam membantu keluarga berisiko stunting melalui dukungan pangan bergizi, perbaikan sanitasi, akses air bersih, serta kepedulian sosial masyarakat.

Kemendukbangga/BKKBN juga menghadirkan SAKINA (Super Apps Keluarga Indonesia) sebagai layanan digital yang memberikan akses konsultasi kependudukan dan pembangunan keluarga secara mudah bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Kabupaten Magetan mendapatkan apresiasi karena berhasil menekan angka stunting hingga mencapai 10 persen. Capaian ini menjadi bukti adanya kerja bersama antara pemerintah daerah, kader, tenaga pendamping, dan masyarakat.

Kepala DPPKBP3A Kabupaten Magetan Sukartini, SSos., MSi turut menyampaikan berbagai capaian program kependudukan dan pembangunan keluarga di Kabupaten Magetan.

Ia menjelaskan bahwa sejumlah desa telah melakukan langkah inovatif melalui swadaya masyarakat dalam mendukung pelaksanaan kelas SELANTANG. Praktik baik tersebut diharapkan dapat diterapkan lebih luas, termasuk di Desa Taji, Kecamatan Karas.

Dalam bidang pelayanan keluarga berencana, anggaran BOKB telah terserap maksimal. Capaian pelayanan KB dalam rangka Hari IBI Tahun 2026 juga mencapai 148 persen. Keberhasilan tersebut tidak lepas dari kontribusi PKB/PLKB, kader, serta masyarakat peserta KB.

Melalui kegiatan Fasilitasi Teknis Bangga Kencana ini, Kabupaten Magetan kembali memperlihatkan bahwa pembangunan keluarga bukan hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi menjadi gerakan bersama seluruh elemen masyarakat.

Pembangunan keluarga yang kuat merupakan jalan utama menuju masa depan bangsa yang lebih berkualitas. Melalui kolaborasi berkelanjutan, program Bangga Kencana menjadi energi perubahan yang menghadirkan keluarga sehat, masyarakat tangguh, dan generasi Indonesia yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045.

)**Tjoek / Foto Ist.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *