Jakarta ! DelapanPlus.com —
Aktris papan atas Amanda Manopo mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan didampingi kuasa hukumnya, Sandy Arifin, pada Rabu (22/7/2026). Kedatangan tersebut bertujuan menyerahkan setumpuk dokumen bukti dugaan tindak pidana internal di lingkup manajemennya.
Langkah tegas ini diambil usai ditemukannya kejanggalan signifikan dalam laporan keuangan. Selain persoalan pengalihan dana ke rekening pribadi oknum tertentu, pihak Amanda Manopo juga menelusuri dugaan pemalsuan tanda tangan pada sejumlah dokumen kerja sama yang merugikan finansial dan nama baik sang artis.
“Agenda hari ini kami menyerahkan informasi dan data yang sudah dikumpulkan. Ada beberapa hasil audit dari manajemen Kak Manda beserta bukti penunjang lainnya,” ujar Sandy Arifin di Polres Metro Jakarta Selatan.
Hasil Audit Dua Tahun Menjadi Bukti Kunci
Berkas yang diserahkan mencakup laporan audit internal dan eksternal selama dua tahun terakhir. Menurut Sandy, konsultasi dan penyerahan berkas ini merupakan tahap finalisasi bukti sebelum menerbitkan Laporan Polisi (LP) secara resmi.
Pihaknya ingin memastikan konstruksi hukum yang dibangun sudah kokoh agar proses penanganan di tingkat penyidik berjalan tanpa hambatan.
“Banyak bukti yang kami bawa dan langsung kami serahkan kepada penyidik. Jika data sudah dinyatakan lengkap hari ini, Laporan Polisi langsung dibuat. Namun, jika masih ada yang perlu dilengkapi terkait audit, tentu akan kami penuhi,” kata Amanda Manopo saat ditemui di lokasi.
Menunggu Waktu yang Tepat Pasca-Persalinan
Pemeran utama sinetron Ikatan Cinta tersebut tampak tenang saat menghadapi persoalan hukum ini. Amanda mengaku telah memantau indikasi penyelewengan ini sejak lama.
Namun, ia memilih menunda langkah hukum demi menjaga kondisi kesehatan fisik dan mentalnya selama masa kehamilan hingga proses persalinan anak pertamanya, Baby Zac, yang lahir pada awal Juni lalu.
Dalam agenda ini, Amanda hadir tanpa didampingi sang suami, Kenny Austin. Amanda menjelaskan bahwa suaminya berhalangan hadir secara langsung karena harus menyelesaikan kewajiban pekerjaan yang tidak dapat ditinggalkan.
Keadilan dan Transparansi Manajemen
Langkah hukum yang ditempuh Amanda Manopo menegaskan integritas seorang figur publik dalam menjaga profesionalisme dan hak-hak finansialnya. Penyerahan hasil audit ini menjadi sinyal kuat bahwa kejahatan korporasi internal maupun manipulasi dokumen tidak dapat ditoleransi.
Langkah transparan ini sekaligus menjadi pelajaran penting bagi industri hiburan tanah air mengenai krusialnya tata kelola manajemen yang akuntabel.
)**Djunod / Foto Ist










