Jakarta ! DelapanPlus.com –
Kebahagiaan tengah menyelimuti keluarga penyanyi dangdut Selvi Kitty. Saat ini, pelantun tembang pop-dut tersebut sedang menikmati masa kehamilan anak keduanya yang telah memasuki usia empat bulan. Di tengah momen membahagiakan ini, Selvi tampak sangat terbuka membagikan kisah seru seputar kondisi kehamilannya kepada publik.
Kabar mengenai jenis kelamin sang calon bayi menjadi salah satu poin yang paling dinantikan. Momen pemeriksaan Ultrasonography (USG) terbaru membawa angin segar, terutama bagi putra pertamanya, Abizard, yang sejak awal mendambakan kehadiran seorang adik laki-laki.
“Jagoan lagi. Abizard senang banget punya adik. Dia memang pengin adiknya cowok biar ada teman main,” ujar Selvi Kitty saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan.
Reaksi polos dan gembira Abizard saat mengetahui hasil USG pun menjadi sorotan manis. Ungkapan kegembiraan sang buah hati “Yes, akhirnya!” menegaskan betapa siapnya Abizard mengemban peran baru sebagai seorang kakak yang akan membimbing adiknya kelak.
Momen Ngidam Unik: Makanan Viral Hingga Nostalgia Es Lilin Jadul
Masa kehamilan tentu tak lepas dari fase ngidam, dan Selvi Kitty mengalaminya dengan beragam cerita menarik. Salah satu keinginan uniknya adalah mencicipi kembali jajanan nostalgia masa kecil: es kacang hijau bungkus plastik atau yang akrab dikenal masyarakat sebagai es lilin/es kenyot.
Tak hanya jajanan tradisional, Selvi juga sempat mengidamkan hidangan dari salah satu pusat kuliner yang sedang viral. Demi menuruti keinginan sang istri, pengorbanan ekstra pun dilakukan oleh sang suami yang rela mengantre hingga dua jam lamanya.
Meski santapan yang dinantikan sudah dalam kondisi dingin saat tiba, Selvi mengaku tetap melahapnya dengan penuh sukacita. Kejadian ini menjadi bukti nyata kesabaran dan kehangatan dukungan keluarga dalam mendampingi setiap proses kehamilan.
Kehamilan empat bulan Selvi Kitty bukan sekadar berita kebahagiaan seorang publik figur, melainkan potret nyata tentang indahnya kesederhanaan cinta dalam keluarga.
Dari antusiasme seorang anak yang menantikan teman main baru, hingga kesabaran pasangan dalam memenuhi setiap momen ngidam, kisah ini menegaskan satu hal penting: ukuran kebahagiaan sejati tidak terletak pada mewahnya hidangan atau sempurnanya kondisi, melainkan pada ketulusan cinta yang hadir di setiap prosesnya.
)**Djunod / Foto Ist










